Snapdragon 660, Raja Baru SoC Menengah?

0
398
views

Qualcomm sepertinya belum puas membanjiri pasar SoC (System on Chip) dengan teknologi manufaktur terbaru. Di tahun ini, Qualcomm telah menghadirkan SoC andalannya, Snapdragon 835, yang menggunakan teknologi menufaktur 10nm. Teknologi ini memungkinkan Qualcomm memasukkan lebih banyak transistor berukuran hingga 10nm ke dalam chips-nya, sehingga memberikan kinerja yang lebih baik dan juga lebih hemat dalam pemakain daya.

Tidak heran jika pabrikan handphone berlomba-lomba menyematkan SoC terbaru ini ke dalam handphone flagship mereka, seperti Samsung Galaxy S8, Sony Xperia XZ Premium, Xiaomi Mi6, HTC U11, dan sebagainya.

Sayang sekali teknologi 10nm ini belum mampir di handphone kelas menengah. Tapi tidak perlu berkecil hati karena sepanjang tahun ini handphone kelas menenngah juga cukup dipuaskan dengan munculnya Snapdragon 625 (dan penerusnya, 626) dengan teknologi 14nm yang hanya sedikit di bawah 10nm.

SoC ini telah banyak digunakan di handphone seperti Moto Z Play, Xiaomi Redmi Note 4, Lenovo P2, hingga yang terbaru Moto G5 Plus. Yang paling menonjol dari handphone handphone tersebut adalah daya tahan baterai yang sangat baik dan ditunjang kinerja yang mencukupi.

Sebenarnya kinerja Snapdragon 625 dan 626 ini masih kalah dari Snapdragon 650, 652, dan 653 yang berjalan dengan frekuensi lebih tinggi. Namun sepertinya banyak produsen handphone yang lebih mengutamakan ketahanan daya daripada tambahan kinerja SoC.

Perlu diingat bahwa Snapdragon 65x masih menggunakan teknologi manufaktur lama 28nm sehingga tidak heran jika penggunaan dayanya lebih boros dan kinerjanya hampir tersaingi oleh Snapdragon 625 dan 626.

Tentunya akan sangat menarik jika kinerja dari Snapdragon 65x ini ditunjang dengan teknologi 14nm terbaru. Dan inilah yang dilakukan Qualcomm dengan meluncurkan Snapdragon 660 (penerus Snapdragon 653) dan Snapdragon 630 (penerus Snapdragon 626).

Snapdragon 630 juga cukup menarik, namun sepertinya tidak akan menawarkan peningkatan yang drastis dari Snapdragon 625 atau 626 yang saat ini telah menjadi SoC favorit untuk handphone menengah.

Yang perlu kita perhatikan adalah Snapdragon 660, yang kabarnya akan mendekati kinerja SoC flagship (sebagaimana masa jaya Snapdragon 650) namun tetap mampu menghemat penggunaan daya dan semoga tetap memberikan harga yang terjangkau.

Snapdragon 660Snapdragon 653Snapdragon 630Snapdragon 626
CPU4x Kryo 260 @ 2.2GHz
4x Kryo 260 @ 1.8GHz
4x Cortex-A72 @ 1.95GHz
4x Cortex-A53 @ 1.44GHz
4x Cortex-A53 @ 2.2GHz
4x Cortex-A53 @ 1.8GHz
4x Cortex-A53 @ 2.2GHz
4x Cortex-A53 @ 1.8GHz
GPUAdreno 512 (Vulkan API)Adreno 510Adreno 508 (Vulkan API)Adreno 506
Co-processorsHexagon 642 + HVX, All-Ways Aware, Spectra 160Hexagon, All-Ways Aware, 2x ISPHexagon, All-Ways Aware, Spectra 160Hexagon, All-Ways Aware, 2x ISP
LTEX12 LTE
600Mbps down,
150 Mbps up,
3x20MHz CA, up to 256-QAM
X9 LTE
300Mbps down, 150Mbps up, 2x20MHz CA, up to 64-QAM
X12 LTE
600Mbps down,
150 Mbps up,
3x20MHz CA, up to 256-QAM
X9 LTE
300Mbps down, 150Mbps up, 2x20MHz CA, up to 64-QAM
Bluetooth54.154.2
Quick Charge4.03.04.03.0
Process14 nm28nm14 nm14 nm

Kehandalan Snapdragon 660

Seperti terlihat di atas, Snapdragon 660 sudah menggunakan Kyro 260 untuk CPU Core nya. Selama ini Kyro hanya digunakan di SoC flagship Qualcomm, sehingga kehandalannya sudah terjamin. Sayangnya bukan Kyro 280 layaknya Snapdragon 835 yang digunakan, tapi Kyro 260 seharusnya sudah mampu memberikan kinerja 20% lebih baik daripada A72 milik Snapdragon 653.

Tidak hanya itu fitur flagship yang diturunkan ke SoC ini, Snapdragon 660 juga akan menggunakan Qualcomm X12 LTE modem (download speed hingga 600Mbps, upload speed hingga 150 Mbps), Quick Charge 4.0, LPDDR4 memory, USB C, Bluetooth 5, 802.11ac Wi-Fi, dan Spectra 160 ISP yang mendukung dual-camera dan sanggup memberikan hasil foto cahaya rendah lebih baik serta video yang lebih stabil.

Tidak lupa, Adreno 512 dengan Vulkan API juga akan membantu kinerja dari chipset ini sehingga dapat memainkan game 3D terbaru dengan lancar. Penggunaan teknologi 14nm sekali lagi menjanjikan penggunaan daya yang lebih hemat, sehingga dengan spesifikasi yang lebih tinggi, Snapdragon 660 sanggup bertahan 2 jam lebih lama dibandingkan Snapdragon 653 pendahulunya.

Perlu diingat bahwa spesifikasi di atas adalah semua yang disediakan Qualcomm untuk SoC-nya. Namun implementasinya akan masih sangat tergantung pada produsen handphone yang akan menggunakan SoC ini.

Untungnya sampai saat ini, sudah banyak produsen handphone yang tertarik menyematkan Snapdragon 660, berikut beberapa di antaranya, beserta bocoran spesifikasi yang telah kita dapatkan :

Xiaomi Mi6c

Motorola G5S

Sony Xperia X1

Sony Xperia X Ultra

Oppo R11

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here