Android… Go!!

0
307
views

Penggemar Android tentunya sudah menunggu pengumuman resmi tentang Andoid O pada Google I/O event yang sedang berlangsung di California. Tapi seperti biasa ada banyak fitur atau produk lain yang turut diumumkan Google pada event IT ini.

Mungkin pengumuman mengenai Android O, Google VPS, ataupun penggunaan Kotlin terlihat lebih menarik, tapi untuk para modder ada satu pengumuman lain yang juga layak kita ikuti perkembangannya. Apa itu? Yup, Android Go.

Apa itu Android Go?

Seperti yang telah kita ketahui, Android dan teknologi smartphone telah berkembang pesat beberapa tahun terakhir. Dengan fitur yang semakin lengkap, Android dapat mengoptimalkan penggunaan daya dan resource secara lebih baik.

Bahkan jika kamu telah mencoba meng-install Android Nougat atau Marshmallow ke handset flagship rilis 2-3 tahun lalu seperti Galaxy Note 3 atau Xperia Z2, kamu akan mendapatkan smartphone yang berjalan sangat lancar tanpa kendala, bahkan secara keseluruhan akan terasa lebih baik daripada saat berjalan menggunakan Android KitKat atau Lollipop.

Akan tetapi tetap ada batasan untuk ini, jika kita mencoba Android terbaru tersebut di handphone budget atau menengah dengan spesifikasi terbatas (misal: Qualcomm 4xx, RAM 512 MB) barulah kita akan merasakan lag atau delay terutama saat menjalankan aplikasi yang berat.

Mengurangi fitur di Android O untuk mengakomodasi handphone dengan spesifikasi terbatas tentunya bukan pilihan populer bagi Google. Oleh karena itu, demi mencapai target “next billion users” yang dicanangkan sang CEO Sundar Pichai, Google berinisiatif untuk membuat versi lite dari Android yang dinamakan Android Go.

Sesuai yang disebutkan di Google I/O, nantinya Android Go adalah versi Android yang disederhanakan (streamlined) dan memiliki fitur-fitur terbatas sehingga memungkinkan untuk berjalan di entry-phone dan dengan kondisi jaringan yang kurang bagus. Selain itu, juga disebutkan bahwa Android Go akan menjadi salah satu built dari Android O dan akan terus di-update sesuai perkembangan versi Android.

Sejauh ini, yang kita ketahui tentang Android Go masih minimal, namun disebutkan bahwa nantinya juga akan dihadirkan aplikasi yang disederhanakan sehingga memungkinkan Android Go berjalan lancar, misalnya Youtube Go yang sedang diujicoba di India.

Play Store juga akan memberikan informasi aplikasi mana yang bisa berjalan dengan lancar di Android Go, salah satu syaratnya adalah besar aplikasi harus kurang dari 10 MB. Untungnya saat ini sudah banyak aplikasi populer yang menghadirkan versi lite (misal, Facebook Lite, Twitter Lite) sehingga kita bisa berharap bahwa Android Go nanti akan tetap bisa digunakan hampir seperti Android normal.

Android Go dan Modder

Untuk para modder dan flash addict, segala jenis rom baru atau versi Android baru tentu adalah berita baik, tapi khusus untuk Android Go ini ada beberapa peluang menarik yang membuat kita perlu memperhatikan perkembangannya:

Pasang Android terbaru di handphone entry atau handphone lama

Jika kamu memiliki handphone lama atau entry-level dengan RAM kurang dari 1GB, update ke Marshmallow atau Nougat kurang dapat memberikan hasil yang memuaskan. Tapi itu semua akan berubah dengan datangnya Android Go.

Kita akan bisa mendapatkan Android terbaru yang telah dioptimalkan utnuk handphone lama atau entry level, dan menggunakannya baik untuk kegiatan sehari hari atau untuk dimodifikasi sebagai perangkat lain.

Miliki Android versi hemat daya dan data

Meskipun dengan handphone yang mumpuni, performa tidak selalu menjadi prioritas utama semua orang. Banyak juga modder yang lebih mengutamakan penghematan daya baterai atau penghematan data. Jika selama ini hal itu dilakukan dengan mengoptimalkan kernal atau rom Android yang digunakan, kehadiran Android GO tentunya akan memberikan alternatif lain untuk modder type ini.

Masih kurang tertarik? Mari berharap jika suatu saat nanti kita bisa bertukar dengan mudah  antara Android normal (saat memerlukan fitur lengkap) dan Android Go (saat memerlukan penghematan daya dan data).

Alternatif OS untuk proyek IoT (Internet of Things)

Walaupun memungkinkan, penggunaan Android untuk proyek IoT bukanlah solusi ideal dan akan terasa mubadzir karena banyak sekali fitur-fitur yang sebenarnya tidak diperlukan proyek IoT pada umunya. Tentunya kita berharap Android Go akan memeberikan jalan tengah sebagai OS yang mudah digunakan dan populer, namun cukup sederhana untuk proyek-proyek IoT kita.

Semoga dalam waktu dekat kita bisa mendapatkan informasi terbaru ataupun Beta Version dari Android Go sehingga kita bisa mencoba hal-hal di atas. Apakah kamu melihat peluang lain dari Android Go? Silahkan bagikan pendapatmu pada komentar di bawah ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here